Bikin Sinyal Jari Pada Fingerboard Biola

Lambang #, dipakai pada suara basic G, D, A, E, serta B (saksikan tabel), dan
Lambang b, dipakai pada suara basic F, Bes, Es, As, serta Des (saksikan tabel).
Jadi, suara basic C mayor, dikatakan sebagai sinyal mula Alami lantaran apabila diliat pada keyboard, semuanya susunan nada-nadanya memakai tuts berwarna putih.

Sedang, sinyal mula 1# (satu kruis) atau 1b (satu mol) apabila diliat pada keyboard : susunan nada-nadanya cuma memakai satu buah tuts hitam. Jadi sinyal mula 2# (dua kruis) atau 2b (dua mol) bermakna memakai 2 tuts hitam… dan sebagainya.

Bila suara dasarnya memakai sinyal # (kruis), jadi nama suara yang dipakai dalam tangga suara itu bakal memakai sinyal # (ber-akhiran “is”), begitu juga demikian sebaliknya dengan sinyal b (mol).

Catatan penambahan : Ingatlah senantiasa mengenai Jarak Suara (kamu dapat membaca keterangan terlebih dulu pada tulisan Teori Musik 1 – Tehnik Temukan Nada
Jarak suara pada tangga suara mayor yaitu : 1 1 ½ 1 1 1 ½
Sedang tangga suara minor umum yaitu : 1 ½ 1 1 ½ 1 1
***
Silakan saksikan video contoh penjarian serta tangga suara di saluran youtube Panduan Biola.

***

Daftar Susunan Suara Pada Tangga Nada

Di bawah ini yaitu daftar tangga suara mayor serta minor – kruis serta mol yang bisa dipelajari, sekalian sebagai referensi dalam memastikan letak jari (suara) pada fingerboard (dapat di baca pada Teori Musik 1 – Tehnik Temukan Suara).

(1) Daftar – Tangga Suara – Kruis (#) : click gambar untuk menghadirkan ukuran gambar yang semakin besar.

Catatan : untuk tangga suara C# minor, berniat di beri warna merah untuk mengingatkan kalau pada biola – tangga suara ini dimainkan pada posisi penjarian yang tidak sama, jadi kamu memerlukan kecermatan untuk mengertinya.
___________________

(2) Daftar – Tangga Suara Mol (b) : click gambar untuk menghadirkan ukuran gambar yang semakin besar.
Oke… demikian penjabaran mengenai jalan pintas teori musik, mudah-mudahan berguna. Salam.

Bikin Sinyal Jari Pada Fingerboard Biola

Ada yang pernah ajukan pertanyaan pada aku, bagaimana caranya bikin sinyal jari pada fingerboard biola?.. Jadi aku bakal coba menerangkan pada dasarnya lewat tulisan di sini. Sesungguhnya ada dua langkah :

Langkah Awal :
Memakai langkah alami, yakni murni memercayakan telinga kita dalam mendengar. Jadi : mainkan suara ” do re mi fa “, atau cuma ” do re mi “, diawali dari senar D (sebagai do) atau senar G (sebagai do), lalu tahan jari kamu pada fingerboard, janganlah berubah, lalu berikanlah sinyal.

Silakan simak video panduan tersebut supaya dapat lebih tahu.

Langkah Ke-2 :
Memakai digital tuner serta penggaris (cm.).
Langkahnya serupa lewat cara awal. Namun, mainkan suara “do re mi” sembari di check ketepatan nadanya memakai digital tuner, lantas berikanlah sinyal.

Lalu, pernggarisnya untuk apa? penggarisnya dipakai untuk mengukur sinyal tadi. Tulis ukurannya serta ingat, atau taruh catatan ukuran tadi baik-baik – bila sinyal jari terhapus, jadi kamu tak perlu ribet memakai digital tuner lagi.

Kamu bisa lihat video panduan ke-2 tersebut supaya dapat lebih tahu.

Bila kamu kesusahan dalam memberi sinyal jari, atau kamu tak mempunyai digital tuner. Kamu bisa mengikuti ukuran cm. yang aku buatkan pada contoh digambar, dengan satu catatan : ukuran biola kamu mesti full size (4/4). Sedang untuk biola memiliki ukuran 3/4 – sejauh pengalaman aku, ukuran cm. untuk biola 4/4 dikurangi pada 1, 5 sampai 2 milimeter.

Nah, untuk biola 4/4 :
Jarak 1 suara, ukurannya = pada 3 s/d 3, 2 cm (cuma posisi basic – saksikan catatan di bawah).
Jarak 1/2 suara, ukurannya = lebih kurang 1, 5 cm.
Jadi untuk biola ukuran 3/4 (umpamanya dikurangi 1, 5 mili), aku bulatkan saja, jadinya :
Jarak 1 suara, ukuran centimeternya yaitu 2, 9 cm
Jarak 1/2, ukurannya yaitu 1, 35 cm
Keterangan suara pada gambar 2 yaitu contoh dari Senar D – Open Strings (senar terlepas).

Jadi, 0 (cm) di ukur dari segi sisi nut yang nempel dengan fingerboard. (saksikan gambar) – kamu dapat mencocokkan keterangan berikut ini dengan gambar di atas (cermati info tulisan pada gambar dengan cara cermat).

◘ Dari suara D (open strings – bunyinya do) ke titik suara E (jari telunjuk, bunyinya re), jaraknya 1 suara, mempunyai ukuran pada 3 – 3, 2 cm.. Berikanlah sinyal titik ditengah-tengah pada 3 serta 3, 2, yakni 3, 1 cm.

◘ Dari suara E (jari telunjuk, bunyinya re) ke titik suara F# (jari tengah, bunyinya mi), jaraknya 1 suara juga. Jika 3, 1 + 3, 1 = 6, 2 cm.

◘ Dari suara F# (jari tengah, bunyinya mi) ke titik suara G (jari manis, bunyinya fa), jaraknya 1/2 suara, mempunyai ukuran lebih kurang 1, 5 cm. Jadi, 6, 2 + 1, 5 = 7, 85 cm.

Catatan utama yang butuh diingat

◘ Ukuran cm. cuma berlaku hingga suara D, A, E, B (posisi basic) yang di beri lingkar merah. Dari mulai posisi empat dan sebagainya ukuran itu tak berlaku lagi, lantaran pada suara (posisi) yang lebih tinggi jarak jari bakal makin dekat serta makin mumet untuk memberi sinyal – lain ceritanya bila kamu memanglah punya niat mengukurnya sendiri hehehe

◘ Jarak jari “jauh serta dekat”– dari tiap-tiap orang tidak sama. Bergantung pada besar kecilnya jari orang itu. Bila jari kamu besar/lebar, dengan cara automatis “jarak dekat” – jarinya mesti benar-benar rapat. Bila jari kamu termasuk imut-imut/kecil/tengah, jadi pada “jarak dekat” – masihlah ada celah di antara ke-2 jari yang dekat.

***

Baiklah, lebih kurang cuma dapat hingga di sini keterangan aku tentang ukuran cm. pada sinyal jari yang cukup bikin pusing, selebihnya, semuanya terdapat pada kreativitas serta kuping kamu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s